Panduan Penulisan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) untuk Sektor Pertanian

Panduan ini disusun berdasarkan POJK No. 51/POJK.03/2017 lampiran 2, Surat Edaran OJK No.16/ SEOJK.04/ 2021 terkait Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten Atau Perusahaan Publik, dan the GRI Standards. Panduan ini ditujukan untuk membantu perusahaan di sektor pertanian yang baik yang sudah pernah atau baru akan mulai pelaporan keberlanjutan (sustainability report).

Aspek-aspek yang disajikan dalam panduan ini merupakan aspek minimum yang disyaratkan oleh kedua peraturan di atas sehingga perusahaan dapat mengembangkan informasi secara lebih komprehensif dalam laporannya dan melampaui apa yang tertulis di dalam panduan ini. Selain itu, panduan ini bersifat sebagai suplemen dan tidak mengganti peraturan atau panduan penulisan laporan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan juga standar GRI (GRI Standards). Seluruh data yang disajikan dianjurkan mencakup 3 (tiga) tahun ke belakang dari periode tahun pelaporan.

Laporan keberlanjutan (sustainability report) merupakan sebuah laporan yang memaparkan dampak, strategi, dan kinerja perusahaan terkait isu ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola perusahaan yang berorientasi pada prinsip keberlanjutan (sustainability). Agar laporan tersebut sesuai dengan standar nasional, perusahaan dapat menyesuaikan dengan Lampiran 2 dalam POJK No. 51 Tahun 2017. Selain itu, perusahaan juga dapat menggunakan Standar GRI (GRI Standards) yang telah diakui dan dimanfaatkan sebagai standar internasional. Standar GRI dapat diunduh secara gratis melalui tautan berikut: https://www.globalreporting.org/standards/download-thestandards/

Baik dalam menerapkan Lampiran 2 POJK No. 2 Tahun 2017 maupun GRI Standards, perusahaan diharapkan tak hanya melaporkan kinerjanya dalam bentuk data kuantitatif, tetapi juga narasi pendamping yang menjelaskan konteks perusahaan, kebijakan dan praktik, serta target dan strategi keberlanjutan untuk setiap topik lingkungan, sosial, dan ekonomi. Karena itu, dalam setiap topik, panduan ini menyertakan panduan menulis narasi pendamping sesuai dengan GRI 103: Pendekatan Manajemen. Contoh narasi hanya sebagai panduan dan bersifat sebagai referensi dalam menulis.

Panduan ini telah disusun secara berurutan untuk mempermudah penyusunan laporan oleh perusahaan. Bagian IX “Finalisasi dan Penutup Laporan Keberlanjutan” merupakan bagian rangkuman atas semua data kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan yang sudah dituliskan, dan rangkuman ini akan menjadi semacam ikhtisar dan strategi keberlanjutan perusahaan yang diletakkan di bagian depan laporan agar pembaca mendapatkan informasi ringkas tentang kinerja keberlanjutan perusahaan tanpa perlu membaca dengan detil. Seluruh contoh dan data dalam panduan ini adalah fiktif dan dimaksudkan untuk mempermudah pembaca dalam memahami penyajian data.

Disusun oleh: Partnership for Indonesia’s Sustainable Agriculture (PISAgro) bekerja sama dengan Global Reporting Initiative (GRI)